Pemko Solok Sulap Lobi Balaikota Jadi Outlet UMKM

Wako Solok Zul Elfian bersama Ketua Dekranasda Kota Solok Ny. Zulmiyetti Zul Elfian memamerkan produk yang dijual di outlet UMKM Balaikota Solok
Wako Solok Zul Elfian bersama Ketua Dekranasda Kota Solok Ny. Zulmiyetti Zul Elfian memamerkan produk yang dijual di outlet UMKM Balaikota Solok (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Ada pemandangan tak lazim di kantor Balaikota Solok . Pojok lobi yang biasanya digunakan sebagai ruang tunggu, disulap menjadi outlet atau gerai promosi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Berbagai produk kerajinan dan kuliner khas kota kota Solok dijual disini.

Mulai dari Songket Batang Lembang, Batik Belibis, Mukenah, Rajutan Bunga Padi, Tas, Sepatu hingga Sandal dan berbagai produk lainnya dengan kualitas bersaing. Juga ada Beras Solok dan aneka panganan olahan home industri masyarakat lokal.

baca juga: Pemko Solok Koordinasi Persiapan Penerapan New Normal dengan Mendagri

Untuk harga yang ditawarkan bervariasi, Mukenah dibandrol dengan harga 350, songket dengan harga 350 hingga 800 ribu, batik khas solok dijual dengan harga kisaran 200 ribu. Tergantung bahan dan motif produk. Beras solok 5 Kg dijual dengan harga 65 ribu dan makan ringan dari kisaran 10 ribu hingga puluham ribu rupiah.

Pemanfaatan lobi balaikota sebagai outlet produk UMKM menjadi salah satu upaya dalam memperkenalkan potensi kota Solok bagi masyarakat luar dan masyarakat lokal. Setidaknya, Balaikota Solok senantiasa ramai dengan aktivitas pegawai dan kunjungan masyarakat.

baca juga: Kapolres Solok Kota Terima Penghargaan dari Pemko Solok

"Potensi ini yang coba kita optimalkan, pembukaan outlet kerajinan di tempat-tempat strategis juga secara tidak lansung membuka ruang bagi pelaku UKM yang selama ini risau dengan promosi dan pemasaran produk yang dihasilkan," sebut Zul Elfian menjawab KLIKPOSITIF , Jumat (2/3).

Pemerintah Kota Solok bersama Dekranasda juga berencana untuk menambah outlet produk UMKM disejumlah titik strategis lainnya. Dengan begitu akan semakin mempermudah wisatawan dan masyarakat untuk mengakses produk-produk khas kota Solok .

baca juga: Kota Solok Kembali Perpanjang PSBB Hingga 7 Juni 2020

Pembukaan outlet UMKM tersebut juga diharapkan menunjang pariwisata kota Solok dan sekaligus menggairahkan perkembangan UMKM. Zul Elfian meminta segenap OPD terkait, untuk dapat mendukung inovasi yang telah dilakukan.

Ketua Dekranasda kota Solok , Zulmiyetti Zul Elfian mengatakan produk-produk kerajinan dan kuliner yang ditawarkan di outlet merupakan produk asli UMKM kota Solok . Pelaku UMKM lansung mengantarkan produknya untuk dijual.

baca juga: Halalbihalal Via Zoom oleh PLN Sumbar Bersama Stakeholder

"Dengan adanya outlet ini, Pelaku UMKM akan semakin terpancing untuk berinovasi dan berkreasi menghasilkan produk yang berkualitas dan bersaing sehingga usahanya terus berkembang," sebut Zulmiyetti Zul Elfian.

Selama ini, masyarakat maupun wisatawan yang datang ke kota Solok agak sedikit bingung mencari oleh-oleh dan panganan khas kota Solok . Keberadaan outlet UMKM diharapkan mampu menjawab kebutuhan promosi dan pemasaran yang kerap dikeluhkan pelaku usaha.

[Syafriadi]

Penulis: Webtorial