BPN Kota Solok Serahkan 50 Sertifikat PTSL

"program PTSL merupakan perwujudan dari Nawacita presiden RI, Joko Widodo untuk membantu masyarakat dalam melegalkan aset atau tanah yang dimiliki"
Sekda Kota Solok, Rusdianto menyerahkan sertifikat PTSL pada salah seorang masyarakat kota Solok. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Solok menyerahkan puluhan sertifikat tanah masyarakat yang diajukan dalam program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) tahun 2018, Rabu (9/1) di Gedung Kubuang Tigo Baleh, Kota Solok.

Menurut kepala BPN Kota Solok, Nurhamidah, program PTSL merupakan perwujudan dari Nawacita presiden RI, Joko Widodo untuk membantu masyarakat dalam melegalkan aset atau tanah yang dimiliki.

"PTSL sendiri merupakan bentuk penyempurnaan dari Proyek Nasional Agraria (Prona) yang dilakukan pemerintah sebelumnya," ungkap Nurhamidah dihadapan puluhan masyarakat penerima sertifikat PTSL.

Khusus di kota Solok, lanjutnya, sedikitnya ada lebih kurang 4.727 bidang tanah yang telah diajukan untuk memperoleh sertifikat, namun baru sekitar 50 bidang tanah yang baru tersertifikatkan.

Selain masyarakat, sepanjang tahun 2018 juga ada sekitar 8 instansi pemerintah yang mengajukan pensertifikatan tanah aset pemerintah daerah dan semuanya sudah terselesaikan.

"Untuk tahun 2019 ini, kita (BPN) kota Solok menargetkan pengukuran terhadap ebih kurang seribu bidang yang telah didaftarkan dan mengeluarkan 300 sertifikat tanah," sebut Nurhamidah.

Terhadap kegiatan itu, Walikota Solok H. Zul Elfian melalui Sekda Kota Solok, Rusdianto menjelaskan, seluruh masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan sertifikat sebagai bukti atas kepemilikan tanah.

"Belum adanya jaminan kepastian hukum atas tanah berupa sertifikat seringkali memicu terjadinya sengketa dan perseteruan atas lahan di berbagai wilayah di Indonesia, itu harus diminimalisir melalui program PTSL," sebut Rusdianto.

Bahkan, sebut Sekda, Selain di kalangan masyarakat, ... Baca halaman selanjutnya