Wakili Sumbar, Kota Solok Terima STBM Award 2019

"Dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak terkait, kota Solok berhasil memenuhi sejumlah unsur atau pilar yang dijadikan sebagai indikator dalam penilaian STBM Award tahun 2019."
Wako Solok Zul Elfian menerima langsung penghargaan STBM Award 2019 dari Menkes RI, Nila F. Moeloek. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

KLIKPOSITIF - Komitmen Pemko dan masyarakat kota Solok dalam menerapkan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Kota Solok didapuk sebagai salah satu daerah penerima STBM Award tahun 2019 dari Kemenkes RI.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Mentri kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek kepada Walikota (Wako) Solok Zul Elfian, Selasa (2/10) pada acara seminar hari lingkungan hidup sedunia ke IX di Auditorium dr. G.A Siwabessy, Kementerian Kesehatan RI.

Seperti diketahui, STBM merupakan pendekatan dan paradigma baru pembangunan sanitasi di Indonesia yang mengedepankan kemandirian masyarakat dan perubahan sikap serta perilaku.

Dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak terkait, kota Solok berhasil memenuhi sejumlah unsur atau pilar yang dijadikan sebagai indikator dalam penilaian STBM Award tahun 2019.

Indikator yang dinilai diantaranya penerapan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengolahan Air Minum dan Makan Rumah Tangga (PAMM-RT), Pengamanan Sampah Rumah Tangga(PS-RT), dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga (PLC-RT).

Menurut Zul Elfian, gerakan SBS di kota Solok telah dilakukan sejak tahun 2015 silam. Pemerintah daerah dan pihak terkait melakukan pemicunya kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk Buang Air Sembarangan terhadap kesehatan.

"Selain melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat oleh petugas terkait, langkah pemicuan juga dilakukan melalui tokoh masyarakat dan pemangku adat serta tokoh agama," papar Zul Elfian.

Bahkan ulasnya, untuk percepatan deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan tersebut, pada bulan April 2017, Dinas Kesehatan menegaskan dengan edaran Walikota tentang Stop Buang Air Besar Sembarangan.

Dengan gerak semua lini, pada bulan November 2017, dua kelurahan yakni Sinapa Piliang dan IX Korong menyatakan ... Baca halaman selanjutnya