Wawako Solok Sosialisasikan Perda Pekat Bagi Pelajar

"Penyakit Masyarakat merupakan hal-hal perbuatan yang tidak sesuai dengan norma agama, norma hukum, adat istiadat serta tatakrama kesopanan"
Wawako Solok sosialisasikan Perda Pekat di SMAN 2 Kota Solok. (Humas dan Protokol Pemko Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Mencegah kalangan pelajar terjebak pada perbuatan negarif, Pemerintah kota Solok terus melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 8 tahun 2016 tentang penyakit masyarakat.

Bahkan, Wakil Walikota (Wawako) Solok, Reinier ikut turun tangan langsung mensosialisasikan produk hukum daerah tersebut saat upacara bendera di SMAN 2 kota Solok saat, Senin (21/10).

Secara gamblang, Reinier menjelaskan soal berbagai larangan yang dimuat dalam Perda Pekat tersebut. Secara umum, berisi soal berbagai aturan terkait hal-hal yang bertentangan dengan norma hukum positif dan hukum agama.

"Penyakit Masyarakat merupakan hal-hal perbuatan yang tidak sesuai dengan norma agama, norma hukum, adat istiadat serta tatakrama kesopanan. Semuanya merugikan diri dan masyarakat," terang Reinier.

Dalam Perda tersebut, ulas Reinier, diatur berbagai larangan terkait berbagai perbuatan maksiat. Mulai dari perzinahan, minum minuman keras, perjudian termasuk berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

"Setiap anak berseragam sekolah dilarang berkeliaran ditempat hiburan, warung internet, Ding Dong, Bilyard dan hiburan sejenis lainnya. Jika nekat melanggar, siap-siap ditertibkan petugas Satpol PP kota Solok," sebut Reinier mengingatkan.

Ditekankan Reinier, Peraturan Daerah yang dibuat dan disahkan melaluinya lembaga DPRD, tidak terlepas dari upaya untuk melindungi generasi muda dan masyarakat dari perbuatan yang merugikan diri, masyarakat dan daerah.

Untuk itu, Reinier kembali mengingatkan pihak sekolah dan pelajar untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang jauh dari norma-norma agama, hukum dan adat istiadat sesuai dengan kearifan lokal.

"Orang tua, guru dan pihak sekolah serta kita semua harus saling mengingatkan, awasi tingkah dan perilaku anak dengan cara-cara yang baik. Kita harus saling mengingatkan untuk kebaikan," pesan Reinier.

Untuk ... Baca halaman selanjutnya