Koperasi DWP Solsel Laksanakan RAT

Asisten dua bidang ekonomi pembangunan Solsel Putra Nusa menyerahkan santunan Koperasi DWP kepada Pelajar yatim dan kurang mampu, di Aula Kantor Bupati Solsel, Selasa, 14 Januari 2020
Asisten dua bidang ekonomi pembangunan Solsel Putra Nusa menyerahkan santunan Koperasi DWP kepada Pelajar yatim dan kurang mampu, di Aula Kantor Bupati Solsel, Selasa, 14 Januari 2020 (Ist)

PADANG ARO, KLIKPOSOTIF - Koperasi Dharma WanitaPersatuan (DWP) Kabupaten Solok Selatan (Solsel) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2019 yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Solsel, Selasa, 14 Januari 2020.

Bupati Solsel yang diwakili oleh Asisten II, bidang ekonomi pembangunan Putra Nusa mengapresiasi Koperasi DWP Solsel yang selalu melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu.

Menurutnya, perkembangan koperasi DWP cukup signifikan setiap tahunnya, hal itu terlihat dari berkembangnya modal koperasi yang terus meningkat.

Baca Juga

Pada kesempatan itu, Bupati juga mendukung terbangunnya kantor permanen untuk koperasi DWP.

"Sampai kantor tersebut selesai dibangun, untuk sementara, silahka n ajukan peminjaman ruangan unt uk digunakan sebagai kantor koperasi DWP," Kata Putera Nusa membacakan sambutan Bupati.

Sementara itu, di sisi lain, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Budiman menyebutkan bahwa koperasi DWP Solsel tergolong koperasi yang tercepat dalam melaksanakan RAT Tahun 2019.

"Koperasi pertama yang melakukan RAT yaitu Koperasi Tani Bangun, setelahnya baru koperasi DWP Solsel", katanya.

Ia melanjutkan kemajuan Koperasi DWP, terlihat dari hasil SHU KSU DWP meningkat 20 persen dari tahun kemarin. Begitu juga asetny a meningkat 21 persen.

"Sebuah perkembangan yang baik bagi KSU DWP. Ini terjadi berkat kerjasama yang baik oleh seluruh elemen dalam koperasi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DWP Nyonya Esi Erwin Ali mengatakan Koperasi tersebut saat ini memiliki anggota sebanyak 372 orang.

"Anggota berasal dari DW Sekretariat Daerah, Badan, Dinas, Kantor, dan PNS serta anggota yang sudah pensiun", katanya.

Pendapatan koperasi imbuhnya, bersumber dari usaha simpan pinjam dan sumber lainnya di tahun 2019 sebanyak Rp. 399,7 Juta dan belanja Rp 147,5 juta. SHU sebesar Rp. 252,1 juta, meningkat 20,65 % lebih dari tahun buku 2018 silam sebesar Rp. 208.9 juta.

"Modal koperasi tahun 2019 mencapai Rp2,071 miliar, meningkat sebesar Rp324 juta lebih dari tahun sebelumnya (2018) sebesar Rp1,747 Miliar", tukasnya. [Kaka]

Editor: Khadijah