Jalani Pelatihan di Korea, Disdukcapil Padang Pariaman Jamin Pelayanan Masyarakat Normal

Kepala Disdukcapil Kabupaten Padangpariaman saat mengikuti pelatihan di Seoul, Korea Selatan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Padangpariaman saat mengikuti pelatihan di Seoul, Korea Selatan. (Istimewa)

PADANG PARIAMAN , KLIKPOSITIF -Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Disdukcapil ) Kabupaten Padangpariaman , Muhammad Fadhly, memastikan standar pelayanan tetap berjalan seperti biasa sesuai SOP, meski ia sedang mengikuti pelatihan/kursus singkat di luar negeri.

Dia mengatakan pasca keberangkatan menjalani training, pelaksana harian dijabat oleh Sekretaris Dinas, Drs. Martoni.  Aktifitas Disdukcapil akan berjalan sesuai SOP, karena pegawai Disdukcapil telah dilatih untuk itu.

baca juga: Dua Pria Ditangkap Polisi Terlibat Narkotika di Padang Pariaman

"Instrumennya pun sudah tersedia dan tim kerja kami sudah dilatih sampai kepada hal-hal detail. Saya juga bisa melakukan pemantauan jarak jauh, baik via CCTV maupun dari para operator dan laporan-laporan hasil pekerjaan mereka berdasarkan user id masing-masing," kata Fadhly saat dihubungi KLIKPOSITIF .

Fadhly juga menjelaskan, hal yang mungkin menjadi keluhan masyarakat adalah menunggu penandatanganan dokumen langsung darinya. Soalnya hal ini sudah diatur oleh undang-undang. Tetapi ini juga telah diatur dengan SOP, bahwa pelayanan yang tertunda di saat Kepala Dinas berhalangan akan dikirimkan via pos ke alamat rumah masing-masing (delivery service) dengan semua biaya ditanggung oleh pemerintah daerah.

baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Sungai Limau, Kasat Lantas : Itu Jalur Paling Rawan

Disdukcapil dengan rata-rata kunjungan 200 pelayanan setiap hari ini, juga menyediakan layanan pengaduan via SMS ke nomor 08116943000 dan Layanan Telepon pada 0751 93399. Masyarakat dapat memanfaatkan sarana ini untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi. Misalnya pengurusan pindah masyarakat yang datanya masih di perantauan, sementara sudah berdomisili kembali di kampung halaman. Disdukcapil akan membantu memfasilitasi proses pindahnya.

Soal trainingnya ke luar negeri tepatnya di Seoul, Korea Selatan, Fadhly menjelaskan, keikutsertaannya pada training ini berdasarkan Surat Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri yang memberikan kesempatan kepada 10 Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Indonesia diantaranya Kabupaten Padang Pariaman , Belitung, DKI Jakarta, Kab Bandung, Kota Semarang dll.

baca juga: Cerita Warga Pilubang yang Menggantungkan Hidupnya dari Hasil Menjual Rumput

"Kami sedang mengikuti Training Civil Registration and Vital Statistics (CRVS) and Nasional Identity Management System, e-Learning Course and e-Govenrment. Training ini dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan di bidang pencatatan sipil dan penerapan identitas tunggal yang saat ini telah berjalan yaitu KTP Elektronik (e-KTP). Banyak pengalaman yang bisa dijadikan pembanding untuk menjadi lebih baik dari negara-negara lain", kata Fadhly.

Pada kesempatan terpisah, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengaku telah menerima surat pemberitahuan tentang keikutsertaan Kadisdukcapil pada diklat ini. "Ini adalah penghargaan pemerintah atas prestasi pelayanan yang berkesinambungan pada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman . Karena itu, kami mendorong semua ASN untuk meningkatkan kompetensi diri agar dapat bekerja secara profesional," ujarnya. 

baca juga: Atasi Jalan Rusak di Sungai Geringgiang, Ini Solusi Sementara yang Dilakukan

Ia mengatakan, tidak cukup hanya dengan diklat penjenjangan, diklat teknis lain bisa diikuti dengan tujuan meningkatkan kinerja pemerintahan daerah, baik pelatihan tingkat lokal maupun Internasional.

[Heri Martoni]

Penulis: Webtorial