Pemkab Padang Pariaman dan Ikako Amal Serahkan Bantuan pada Korban Kebakaran

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni saat menyerahkan bantuan kepada 11 keluarga korban bencana kebakaran
Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni saat menyerahkan bantuan kepada 11 keluarga korban bencana kebakaran (KLIKPOSITIF/Heri Martoni)

PADANG PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni bersama Perantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga IV Koto Aur Malintang (Ikako Amal) memberikan bantuan kepada 11 keluarga korban kebakaran yang menimpa pada 27 Agustus 2017 lalu.

baca juga: Diduga Hendak Pesta Sabu, Polisi Ringkus Tiga Orang di Padang Pariaman

Korban kebakaran itu mendapat bantuan uang tunai yang diperoleh atas sumbangan dari perantau asal Aur Malintang, yang mana tersebar di berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Aceh, Medan, Pekanbaru hingga Bali.

Kepedulian dan spontanitas perantau tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Ali Mukhni yang mengatakan bahwa Ikako Amal menjadi contoh perantau yang peduli kampung halaman.

baca juga: Warga Tandikek Ditemukan Meninggal di Sungai Batang Mangoi

"Kepedulian perantau Ikako Amal sudah sejalan dengan motto kita yaitu dengan kebersamaan ranah dan rantau, kita bangun Kabupaten Padang Pariaman . Jadi, atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan terima kasih. Semoga Allah membalasnya dengan berlipat ganda," ujar Bupati yang didampingi Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Hendra Aswara di Aur Malintang, Minggu (3/8).

Kepada korban dan keluarga, Bupati Ali Mukhni berpesan agar mereka senantiasa sabar dan selalu berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa. Orang nomor satu di Padang Pariaman itu juga menhimbau, agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati terhadap bencana seperti kebakaran yang bisa jadi disebabkan oleh kelalaian penghuni rumah dalam memperhatikan api kompor hingga konsleting listrik.

baca juga: Sambut HUT RI ke 75, Polisi di Padang Pariaman Bagikan Bendera dan Masker untuk Warga

Pada kesempatan itu, Bupati Ali Mukhni dan Istrinya, Hj. Rena Sofia juga menyumbang dari dana pribadinya sebesar Rp. 3 juta. "Yang paling penting adalah prinsip kehati-hatian di rumah tangga. Misalnya, hindari colokan listrik banyak yang menumpuk di satu titik. Selain itu, waspadai juga adanya bencana alam seperti longsor, banjir dan angin puting beliung. Jadi kalau hujan deras, bagi rumahnya yang di tepi tebing diminta agar mengungsi ke tempat yang aman" kata Bupati yang meraih Penghargaan Penganggulangan Bencana Terbaiktingkat Nasional itu.

Menanggapi aspirasi masyarakat terhadap bencana yang terjadi di Padang Pariaman , telah ada penempatan mobil Pemadam Kebakaran di Sungai Geringging. Ali Mukhni mengaku akan mengkaji lagi hal itu bersama DPRD dan dinas terkait, bila perlu diadakan penambahan mobil damkar untuk wilayah utara itu.

baca juga: Datangi Rumah Warga Miskin, Ini yang Dilakukan Polres di Padang Pariaman

Di sisi lain, tokoh masyarakat Sumbar asal Aur Malintang Azwar Wahid atau akrab disapa Sagi bahwa mengatakan bahwa telah terkumpul sumbangan sebanyak Rp 87,5 juta yang dibagikan kepada korban kebakaran.

Ia turut mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang tiga hari berturut-turut memberikan bantuan berupa bahan pangan, selimut, tenda dan dukungan materil serta bantuan uang tunai BAZNAS.

Sementara itu, Ketua Ikako Amal Nasril mengatakan, ketika bencana kebakaran terjadi, perantau langsung berinisiatif mengumpulkan dana bantuan untuk korban. Saat ini bantuan masih terus dihimpun oleh perantau guna meringankan beban saudara yang ditimpa musibah.

"Kami mewakili perantau berpesan agar bantaun yang diterima segera digunakan untuk membangun kembali rumahnya" ujar Nasril.

[Heri Martoni]

Penulis: Webtorial