Wabub Solsel: Semoga BLK Dapat Mengasah Kemampuan Santri

Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman meninjau salah satu ruangan BLK Komunitas Pondok Pesantren Bustanul Huda Malus sesaat setelah diresmikan, Selasa 19 November 2019
Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman meninjau salah satu ruangan BLK Komunitas Pondok Pesantren Bustanul Huda Malus sesaat setelah diresmikan, Selasa 19 November 2019 (Ista)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Wakil Bupati (Wabub) Solok Selatan ( Solsel ) Abdul Rahman berharap keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan Pondok Pesantren dapat mengasah kemampuan dan bakat keterampilan para santri.

"Keberadaan BLK di pesantren ini diharapkan mampu menciptakan santri yang terampil dan berjiwa entrepreneur. Sehingga, setelah lulus para santri siap kerja dan membuka lapangan kerja," katanya Wabup saat meresmikan pemakaian Gedung BLK Komunitas Pondok Pesantren Bustanul Huda Malus Solsel , Selasa 19 November 2019.

baca juga: Jaga Kebugaran di Tengah Pandemi, PWI Solsel Gelar Laga Persahabatan dengan PT SEML

Bahkan imbuhnya, adanya BLK di pesantren selain dapat menciptakan santri yang siap kerja, juga akan melahirkan generasi terampil berjiwa Qur'ani dan Islami.

Dia mendorong agar semua unsur terkait dapat bahu membahu mengembangkan BLK dan Ponpes Bustanul Huda, Malus. Agar mimpi dan harapan mewujudkan kampung santri di Malus kian nyata.

baca juga: Peserta Pilkada Tidak Mematuhi Protokol Kesehatan, Ini Langkah yang Akan Diambil Bawaslu Solsel

"Perkembangan Ponpes Bustanul Huda menunjukkan kemajuan yang pesat setiap tahunnya. Sekarang Ponpes sudah punya BLK, jadi manfaatkanlah dengan baik untuk melahirkan produk-produk yang menarik," ujarnya.

Kalau sudah ada produk, imbuhnya, tidak perlu khawatir untuk pemasaran kemana karya itu akan dipasarkan. Pemerintah katanya akan ikut membantu dengan membuka outlet-outlet di lokasi pariwisata

baca juga: Sekwan DPRD Solsel Sebut EST Tidak Hadir saat Kunker ke DPRD Sumbar

"Outlet tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk pemasaran produk dan karya para santri sebagai cenderamata bagi wisatawan", jelasnya.

Dia melanjutkan untuk pengembangan Ponpes tersebut pemerintah juga akan mengalokasikan anggaran untuk peningkatan jalan menuju pesantren tahun ini.

baca juga: Pegawai Setda Serta Dinas Pariwisata Solsel Jalani Tes Swab

"Pada tahun 2020 juga akan diusulkan pula bantuan rusunawa untuk memenuhi keterbatasan asrama santri,"ungkapnya.

Pada kesempatan itu pihaknya juga memberikan sumbangan sebesar Rp 5 juta untuk pembangunan mushalla Pesantren tersebut.

Kepala BLK Solsel , Seven Dovitra mengatakan, pembangunan BLK di Ponpes Bustanul Huda terwujud atas bantuan dari pemerintah pusat melalui kementerian tenaga kerja.

"Alokasi anggaran BLK ini Rp 1 miliar, untuk pembangunan gedung Rp 500 juta dan peralatan Rp 500 juta," ujarnya.

Tokoh masyarakat sekaligus pendiri ponpes ini, Buya Hasan Basri Datuak Rang Kayo Basa, mengungkapkan beratnya perjuangan tersebut.

"Mendirikan Pesantren ini tidaklah mudah dan butuh perhatian bersama, diawal berdiri tahun 1981 sampai saat ini. Mulai dari mengajar ngaji duduk bersila hingga sekarang sudah ada ruangan kelas," kenangnya

Menurutnya meski bantuan pemerintah sudah ada, perhatian masyarakat setempat jangan sampai berhenti.

"Kami bersyukur pesantren ini semakin diminati, semoga Pesantren Malus kedepannya terus eksis mencetak generasi Qurani dan Islami,"tukasnya. [Kaka]

Penulis: Khadijah