Meninggal, Seorang Warga Kota Solok Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Kepala Bagaian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) kota Solok, Nurzal Gustim
Kepala Bagaian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) kota Solok, Nurzal Gustim (Ist)

SOLOK KOTA , KLIKPOSITIF -Proses pemakaman seorang pensiunan pegawai di kota Solok , Sumatra Barat dilakukan dengan prosedur penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Hal itu dilakukan lantaran yang bersangkutan terkonfirmasi Positif.

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF , orang tua berinisial S (70) dikabarkan meninggal tadi malam, Selasa (20/10/2020). Sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan belum lama kembali dari luar daerah.

baca juga: Anugerah KIP Award 2020, Bawaslu Kota Solok Terbaik se-Sumbar

"Dari catatan petugas, beliau ini sempat mengeluhkan demam disertai mual dan muntah, usai diperiksa beliau menolak untuk dirawat di ruang isolasi," ungkap Sekretaris tim penanganan Covid-19 kota Solok melalui Kabag Prokomp, Nurzal Gustim, Rabu (21/10/2020).

Kendati demikian, petugas tetap mengambil sampel swab yang dilakukan pada Jumat 16 Oktober 2020 lalu. Namun dalam rentang tersebut, yang bersangkutan meninggal dunia tadi malam.

baca juga: Bawaslu Kabupaten Solok Raih Peringkat 3 Badan Publik Menuju Informatif

Dari hasil tes swab yang diterima oleh petugas kota Solok dari laboratorium, ternyata Tn. S terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk mencegah penyebaran virus Corona, petugas kemudian melakukan pemulasaraan di RSUD M. Natsir dengan standar pemakan korban Covid-19.

"Proses pemulasaraan dilakukan oleh petugas di RSUD Mohammad Natsir kota Solok , nanti proses pemakamannya juga dilakukan oleh petugas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri lengkap," terangnya.

baca juga: Jalani TCM, Seorang Ibu Hamil di Kota Solok Positif Covid-19

Kendati terkonfirmasi positif Covid-19, proses pemakaman tetap bisa dilakukan di pandam pekuburan keluarga, namun penyelenggaran pemakaman juga dibantu oleh petugas dengan APD lengkap.

Dengan tambahan satu kasus meninggal dunia tersebut, jumlah pasien positif Covid-19 asal kota Solok yang meninggal dunia sudah genap menjadi 4 orang.

baca juga: Kembali Zona Orange, Kota Solok Urungkan Sekolah Tatap Muka

Selain itu, pada hari yang sama, pihak RSUD Mohammad Natsir juga melaporkan adanya penambahan satu pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, SY (34) warga Parak Anau kelurahan Tanah Garam.

Dalam catatan petugas, yang bersangkutan mengeluhkan hilang kemampuan penciuman. Yang bersangkutan kemudian diharuskan menjalani isolasi secara mandiri di kediamannya.

Hingga kini, total kasus Covid-19 di kota Solok mencapai 226 kasus, sementara itu 174 orang diantaranya dinyatakan sembuh, Dirawat di RSUD M. Natsir 2 orang, isolasi di posko Covid-19 Banda Panduang 7 orang dan isolasi mandiri 39 orang.

Mengingat semakin menanjaknya kasus Covid-19 di kota Solok , tim gugus tugas meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kita tidak bosan-bosannya meminta masyarakat untuk menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak saat beraktivitas diluar rumah," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Khadijah