Kesadaran Penerapan Prokes Kunci Tekan Covid-19

Wako Solok, H. Zul Elfian dan unsur Fokompinda menandatangani pakta integritas duta protokol Kesehatan Covid-19
Wako Solok, H. Zul Elfian dan unsur Fokompinda menandatangani pakta integritas duta protokol Kesehatan Covid-19 (Prokomp)

Solok Kota, Klikpositif - Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Solok dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Apalagi, saat ini kasus infeksi Covid-19 di Kota Solok masih sangat fluktuatif. Nyaris setiap hari ada tambahan kasus baru dan kasus harian belakangan ini cenderung meningkat tajam.

baca juga: Arisan Silek, Cara Kota Solok Merawat Tradisi

Data Dinas Kesehatan Kota Solok , sepanjang Kamis (15/7/2021) terdapat penambahan kasus yang sangat signifikan, kasus infeksi harian mencapai 51 kasus. Tambahan pasien baru mulai dari PNS, honorer hingga masyarakat biasa.

"Kasus Covid-19 di Kota Solok sampai hari kemarin sudah mencapai 1.482 kasus, dan kenaikannya cukup signifikan beberapa hari terakhir," terang Wali Kota Solok , Jum'at (16/7/2021).

baca juga: Penelitian: Suntik Vaksin Covid-19 Tidak Tingkatkan Resiko Keguguran pada Ibu Hamil

Beragam upaya dilakukan Pemko Solok dan unsur terkait dalam menekan laju Covid-19 di daerah berjuluk Kota Beras Serambi Madinah itu. Mulai dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, vaksinasi dan edukasi pada masyarakat.

Kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi salah satu kunci penting dalam menekan penyebaran Covid-19. Kendati sudah menjalani vaksinasi, masih sangat perlu memakai masker.

baca juga: Vietnam Setuju Penggunaan Vakzin Asal Kuba

Perlu upaya serius mengingat masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi (5 M).

Untuk mengatasi hal itu, Pemko Solok dan Forkompinda merangkul Komunitas, tokoh masyarakat dan unsur lainnya untuk menjadi duta protokol kesehatan , dengan harapan edukasi berjalan secara masif.

baca juga: Cegah Penularan Covid-19, PLN UP3 Padang Kembali Adakan Vaksinasi

Dalam pakta integritas yang ditandatangani bersama, Jumat (16/7/2021), seluruh unsur Forkompinda, tokoh masyarakat, adat hingga komunitas sepakat untuk bersama turun mensosialisasikan langkah 5 M dan 3 T.

Unsur Forkompinda menjadi agen dalam menunjukan tata cara protokol kesehatan yang benar di lingkungan instansi yang dipimpin, serta memberikan contoh dan tauladan terhadap kewajiban melaksanakan protokol kesehatan .

"Bersama-sama kita mendukung kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan protokol kesehatan dan penanggulangan Covid-19, dan juga mengajak seluruh unsur di lingkungan kerja untuk mematuhi prokes," ajak Wako Solok.

Selain itu, pemberdayaan komunitas dan tokoh masyarakat juga sangat vital dalam memaksimalkan sosialisasi ditengah masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19.

"Edukasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan perlu dilakukan secara bersama, tidak hanya pemerintah tapi juga tokoh masyarakat," papar Zul Elfian.

Diakuinya, masyarakat Kota Solok memang belum secara penuh dalam menerapkan Prokes, hal itu terlihat dengan masih banyaknya masyarakat yang tidak menggunakan masker dan berkumpul-kumpul.

Jika hal itu dibiarkan, tentu akan memperlebar resiko penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini terus bertambah korbannya. Tidak ayal, Pemko dan instansi terkait menertibkan masyarakat demi kebaikan dan keselamatan bersama selama pengetatan PPKM Mikro.

"Kita mengajak seluruh komponen masyarakat dan stakeholder terkait untuk bersama-sama menekan wabah dengan menerapkan protokol kesehatan , mari menjadi duta Prokes dalam masyarakat, saling mengingatkan," tutupnya.

Editor: Syafriadi